RSS

Category Archives: Pembelajaran Kolaboratif dan Individual

Pembelajaran dengan Modul

Menurut Suryosubroto (1983: 17) modul adalah satu unit program belajar mengajar terkecil yang secara terperinci menggariskan:

  1. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai
  2. Topik yang akan dijadikan pangkal proses belajar mengajar
  3. Pokok-pokok materi yang akan dipelajari Read the rest of this entry »
 

Tags: , , , , , ,

PRINSIP TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

1: Rasionalitas Penggunaan Koleksi Ekletik terhadap Prinsip
Pembelajaran
2: Kritik: Penerapan Bugelski’s saat Ini dan Prospek Masa Depan
2.1: Apa yang diharapkan dari sebuah proses
2.2: Penerapan ASCD
2.2.1: Teori ini bisa dipakai tanpa harus terhukum oleh group, tempat atau area
2.2.2: Teori ini akan sesuai dengan metode-metode pembelajaran masa sekarang
2.2.3: Teori akan mengurangi konflik-konflik yang dimunculkan oleh siswa
2.2.4: Hasil belajar teori ini dapat dibuktikan secara empirik
3: Prinsip-prinsip Belajar dan Pembelaran Bugelski`s
3.1: Mempraktekkan Aplikasi
3.1.1: Dipraktekkan dalam Strategi Pembelajaran Kontemporer
3.1.2: Dengan menekankan memanggil kembali ingatan siswa terhadap pengetahuan
sebelumnya
3.2: 4 Prinsip Pembelajaran Bugelski’s
3.2.1: Perhatian
3.2.1.1: Akibat: semua organisme akan belajar meski pun dia diperhatikan atau tidak.
3.2.2: Semua Pembelajaran Butuh Waktu
3.2.2.1: Akibat 1
3.2.2.1.1: Seberapa lama seseorang bisa belajar terhadap sesuatu
3.2.2.2: Akibat 2
3.2.2.2.1: Seberapa lama sesuatu dapat dipelajari
3.2.3: Aturan yang Mengikat atau Model
3.2.4: Hasil Pengetahuan sebagai Sebuah Kontrol Respon
3.3: Saran-saran untuk Guru
3.3.1: 59 Saran untuk guru
3.4: Beberapa Pertanyaan Dasar tentang Pembelajaran
3.4.1: Guru harus memahami aturan-aturan guru.Mengerti tentang guru.
3.4.2: Mengapa guru harus melakukan ujian
3.4.3: Isu pembelajaran yang tepat untuk kelas

 

Tags:

METODE-METODE SPESIALISASI TUGAS

Spesialisasi tugas menyelesaikan masalah tanggung jawab individual dengan membuat tiap siswa memiliki tanggung jawab khusus terhadap kontribusinya sendiri terhadap kelompok, artinya bahwa setiap siswa betanggung jawab atas sebagian dari keseluruhan tugas. Metode spesialisasi tugas menekankan kepada suatu kemampuan untuk menguasai materi pelajaran secara kontiniu dan berkelanjutan dengan dem Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , ,

Pembelajaran Team-Assisted Individualization (TAI) and Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)

  1. Team-Assisted Individualization (TAI)

Dasar pemikiran

Pembelajaran kooperatif tipe TAI ini dikembangkan oleh Slavin. Tipe TAI mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual. Tipe ini dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual. Oleh karena itu kegiatan pembelajarannya lebih banyak digunakan untuk pemecahan masalah. Ciri khas pada tipe TAI ini adal Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , ,

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD dan TGT

A.     Student Teams Achievement Division (STAD)

Pengertian

            Model STAD yang dikembangkan oleh Robert Slavin dan kolega-koleganya di Universitas John Hopkin, merupakan salah satu model yang banyak digunakan dalam pembelajaran kooperatif. Slavin (1995) menjelaskan bahwa pembelajaran kooperaritif dengan model STAD, sis Read the rest of this entry »

 
 

Tags:

Circle of Learning

Sebuah Lingkaran Belajar adalah serangkaian diskusi, demonstrasi, laporan bacaan dan presentasi melalui mana anggota Lingkaran Belajar berbagi pengetahuan dan pengalaman, mempelajari informasi baru dan menerapkan dan menguji kemampuan baru. Read the rest of this entry »

 

Tags: ,

Keunggulan dan Keterbatasan Pembelajaran Kooperatif

Keunggulan Pembelajaran Kooperatif (Wina Sanjaya, 2008: 249-250)

ü  Siswa tidak terlalu menggantungkan diri pada guru, akan tetapi dapat menambah kepercayaan kemampuan berpikir sendiri, menemukan informasi dari berbagai sumber dan belajar dari siswa yang lain.

ü  Dapat mengembangkan kemampuan mengungkapkan ide Read the rest of this entry »

 

Tags: