RSS

STRUKTUR PEMBELAJARAN

26 Aug

Struktur pembelajaran terbagi menjadi tiga, yaitu;

  1. Pembelajaran Kompetitif
  2. Pembelajaran Mandiri dengan Modul
  3. Pembelajaran Kooperatif

——————————–>

  1. Pembelajaran Kompetitif. Pada struktur pembelajaran kompetitif penekanannya pada kompetisi. Dalam pembelajaran seperti ini pasti akan ada yang menang dan yang kalah. Ini membuat berkotak-kotak dan menimbulkan persaingan tidak sehat. Jadi rasa kesetiakawanan-persaudaraan menipis karena dalam hal ini semua berpacu untuk menang. Namun dalam mengukur kemampuan cara ini akan lebih baik karena mengeluarkan seluruh kemampuan yang ada -baik dalam berkompetisi berupa lomba dan olimpiade.
  2. Pembelajaran Mandiri dengan Modul. Dalam struktur pembelajaran mandiri dengan modul, anak dituntut untuk maju sesuai dengan kemampuan. Karena sesuai azaz pembelajaran ini yaitu, ‘MAJU SEARAH’. Anak terpacu belajar sendiri, namun kelemahannya terdapat pada anak yang kurang mampu atau pun kurang motivasi. Misalnya sulit memahami modul. Jangankan anak-anak, orang dewasa saja kadang merasa kesulitan dalam memahami modul. Salah satu faktor lain yang membuat pembelajaran mandiri dengan modul ini tidak berjalan dengan baik adalah ketika pengguna modul punya kendala atau punya kekeliruan dalam memahami isi modul, kepada siapa mereka akan meminta penjelasan. Dalam hal ini menjadi tugas penulis modul untuk membuat modul yang efektif meski tidak mudah menulis modul yang efektif tersebut. Kemudian dalam pembelajaran ini gedung juga tidak begitu berarti dalam pembelajaran. Peralatan dan biaya juga lebih efektif dan efisien. Pembelajaran mandiri dengan modul dapat membuat pendidikan merata, karena informasi atau materi yang disampaikan sama -karena modul yang disebarkan itu sama. Namun tetap, pembelajaran ini sama dengan kompetitif karena bagaimananya kondisi belajar tidak bisa dikontrol.
  3. Pembelajaran Kooperatif. Dari dua struktur pembelajaran di atas, muncullah pembelajaran kooperatif. Dimana dalam pembelajaran ini, orang belajar dalam kelompok kecil yang heterogen. Ada lima unsur pembelajaran kooperatif;
  • bergantung positif
  • tanggung jawab
  • komunikasi antar kelompok
  • tatap muka
  • evaluasi

dalam pembelajaran kooperatif, yang belajar baik yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah dibaurkan agar bisa dimanfaatkan. Dalam hal ini siswa dapat dimintai pertanggung jawaban seperti bagaimana persaudaraan dan kesetiakawanan siswa dalam bekerja sama. Jadi, prinsipnya sama-sama berenang atau sama-sama tenggelam. Oleh sebab itu, masing-masing kelompok harus memberdayakan kelompoknya agar maju. Dalam prosesnya juga, semua anggota kebagian tugas. Seperti orang yang pacu sampan, “—“, begitu pula dengan pembelajaran kooperatif.

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: