RSS

KONSEP PENDIDIKAN TERBUKA DAN PENDIDIKAN JARAK JAUH

24 May

Perbedaan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh

Sistem pembelajaran jarak jauh didasarkan pada terpisahnya siswa dan pengajar dalam ruang dan waktu, pemanfaatan bahan ajar yang dirancang dan diproduksi secara sistematis, adanya komunikasi tidak terus menerus antara siswa dengan siswa, tutor dan organisasi pendidikan melalui ragam media serta adanya pemantauan yang intensif dari suatu organisasi pendidikan.

Menurut Keegan sistem pendidikan jarak jauh memilki karakteristik sebagai berikut:

  1. Terpisah antara guru dan pengajar
  2. Ada pengaruh dari suatu organisasi pendidikan yang membedakannya dengan belajar sendiri di rumah
  3. Menggunakan media untuk mempersatukan pengajar dan siswa
  4. Penyediaan komunikasi dua arah
  5. Kemungkinan pertemuan sekali-sekali untuk keperluan pembelajaran dan komunikasi
  6. Proses pendidikan yang hampir sama dengan proses produksi.

Istilah terbuka dalam pendidikan terbuka sebenarnya lebih berarti bebas dari keterbatasan dan sebenarnya tidak ada hubungannya dengan sistem pendidikan jarak jauh. Dewal (1986) menyatakan bahwa sistem pendidikan jarak jauh lebih mengacu kepada sistem (modus) penyampaian proses pembelajaran,maka sistem pendidikan terbuka mengacu kepada perubahan struktur organisasi pendidikan, menjadi suatu organisasi yang terbuka dalam hal tempat, waktu, materi pembelajaran,sistem pembelajaran.

Ada 3 hal utama yang menjadi kriteria seberapa terbuka suatu pendidikan, yaitu:

  1. Siapa yang akan belajar,  menentukan siapa yang akan berpartisipasi dalam organisasi pendidikan terbuka.
  2. Apa yang akan dipelajari, menentukan keragaman bidang ilmu dan jenjang program yang dapat dipilih siswa.
  3. Bagaimana siswa belajar, menjelaskan tentang beragam cara yang dapat ditempuh siswa untuk belajar.

Pendidikan Terbuka merupakan istilah umum atau generik, sedangkan Pendidikan Jarak Jauh bersifat lebih spesifik. Semua Pendidika Jarak Jauh merupakan Pendidikan Terbuka sedang tidak semua Pendidikan Terbuka berupa Pendidikan Jarak Jauh. Pendidikan Jarak Jauh adalah pendidikan Pendidikan Terbuka dengan program belajar yang terstruktur relatif ketat dan pola pembelajaran yang berlangsung tanpa tatap muka atau keterpisahan antara pendidik dengan peserta didik atau warga belajar. Yusufhadi Miarso (2005:304) mengatakan bahwa pada dasarnya Pendidikan Jarak Jauh dan Pendidikan Terbuka adalah sama. Yaitu pendidikan yang berlangsung sepanjang hayat yang berorientasi pada kepentingan, kondisi dan karakteristik peserta didik dan berbagai pola belajar dengan menggunakan aneka sumber belajar.

Pendidikan Jarak Jauh merupakan sistem yang melakukan pendidikannya dan Pendidikan terbuka merupakan pelaksanaan itu sendiri. Jika Pendidikan Jarak Jauh berbicara tentang bidang kurikulum sedangkan Pendidikan Terbuka tidak berbicara tentang kurikulum

Perbedaan Pendidikan Jarak Jauh dan Online Learning

Perbedaan antara pendidikan jarak jauh dengan pembelajaran online adalah terletak pada konsep masing-masing istilah tersebut. Pendidikan jarak jauh merupakan sistemnya dan pembelajaran online sebagai salah satu strategi yang dapat dilakukan dalam sistem pembelajaran jarak jauh. Jadi pendidikan jarak jauh dapat dilakukan dengan online learning atau pun dengan berbantuan media lain.

Dalam sistem pendidikan jarah jauh memang ada beberapa kendala yang mungkin akan menjadi hambatan pada pelaksanaannya. Kendala pada pelaksanaan merupakan hal yang wajar ditemukan, apa lagi dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang memang sangat berbeda dengan pelaksanaan pendidikan yang menggunakan ruang kelas. Ada beberapa hal yang barangkali tidak ditemukan dalam pendidikan ruang kelas dengan yang ditemukan dalam pendidikan jarak jauh. Salah satu bagian yang hilang itu adalah aktifitas pendidik dan pebelajar yang tidak lagi dilakukan dalam kelas yang sama.

Ketidakadaan interasksi antara pendidik dengan pebelajar dalam pembelajaran jarak jauh dapat ditanggulangi dengan adanya tutor. Tutor yang dipilih dapat membantu pebelajar jarak jauh. Artinya tutor dimanfaatkan sebagai tempat konsultasi ketika menemukan persoalaan yang tidak terpecahkan oleh pebelajar itu sendiri. Maka dalam situasi ini pebelajar menemui tutor sebagai tempat konsultasi.

Meskipun interaksi tersebut dapat dilkakukan dengan berbantuan tutor, interkasi pada sistem pembelajaran jarak jauh tetap dapat dilakukan dengan interaktivitas yang tinggi. Yaitu dengan berbantuan teknologi. Dengan adanya kemajuan teknologi yang dapat memudahkan manusia melakukan apa saja, juga dapat digunakan untuk menciptakan suasana kelas sistem pendidikan jarak jauh yang interaktivitas pelaksanaannya cukup tinggi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memadupadankan atau penggunaan teknologi secara terpadu.

Misalnya dengan analisis kebutuhan, karakteristik dan analisis lingkungan dapat dikembangkan media seperti CD interaktif atau pun CD tutorial. Jika pebelajar memiliki syarat untuk mengakses media interaktif dan tutorial tersebut, maka telah dapat dikatakan memiliki interaktivitas yang tinggi. Karena pada CD interaktif atau pun CD tutorial yang berdasarkan pada teori belajar behavioristik akan memenuhi syarat untuk melakukan interkativitas.

Jadi dengan mengoptimalkan kemampuan teknologi dan memaksimalkan kreativitas penyedia dapat menanggulangi keterbatasan interaktivitas dalam sistem pembelajaran jarak jauh. Dapat dilakukan dengan berlansaskan teori belajar behavioristik.

 
Leave a comment

Posted by on May 24, 2012 in Pendidikan Jarak Jauh

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: